FASILITASI PEMULANGAN CALON PEKERJA MIGRAN INDONESIA
Disnaker Jember - Minggu. 18 Juni 2023 Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jember Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sub koordinator Perlindungan Pekerja Migran Indonesia kembali melakukan fasilitasi pemulangan Calon Pekerja Migran Indonesia dari Kalimantan Barat yang diduga menjadi korban tindak perdanganan orang TPPO, dari 5 orang CPMI yang akan di pulangkan ke wilayahnya masing - masing ada 3 orang merupakan warga Kabupaten Jember. Dari beberapa keterangan kelima Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) ini akan di berangkatkan ke Negara Malaysia melalui jalur yang Non Prosedural.
Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jember Sub Koordinator Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Ridha Herawati menyampaikan bahwa dalam 2 minggu ini kami sudah memulangkan 7 orang Pekerja Migran Indonesia yang berangkat melalui jalur non prosedural, kami menghimbau kepada seluruh masyrakat Kabupaten Jember untuk tidak mudah terbujuk oleh seseorang yang dapat memberangkatkan ke Luar Negeri karena banyak sudah kejadian jika berangkat melalui jalur Non Prosedural tidak memiliki asuransi,Bpjs secara resmi. .jpeg)
Jika terjadi sesuati di Negara Penempatan siapa yang akan bertanggung Jawab jika berangkat melalui jalur non prosedural dan hak - haknya selama di Negara penempatan belum tentu bisa di ambil terkecuali mendapatkan majikan yang bertanggung jawab jika tidak maka pulang ke Negara sendiri tidak membawa apa - apa sudah banyak contohnya, maka dari itu untuk Calon Pekerja Migran Indonesia jika akan berangkat ke Luar Negeri dan masuh ragu bisa datang secara langsung ke kantor kami Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jember kami akan melayani masyarakat Jember untuk memberikan arahan bagaimana menjadi PMI yang Legal dan semua haknya terpenuhi di Negara Penempatan, karena dalam minggu ini kami sudah beberapa kali menerima laporan dari keluarga maupun sodaranya yang di berangkatkan oleh seseorang ke Luar Negeri melalui jalur Non Prosedural pungkasnya.
.jpeg)
Disnaker Jember sendiri pada tahun 2023 ini menggagas untuk terus melakukan sosialisasi dan pemahaman kepada Masayarakat, Kecamatan dan Desa untuk mengetahui bagaimana menjadi Calon Pekerja Migran Indonesia yang resmi, melalui program Pro Garuda (Program Gagasan dan ruang Dialektika) yang di bidangi oleh Bidang Penempatan Tenaga Kerja sub Koordinator Pelindungan Pekerja Migran Indonesia mengharapkan dapat memberikan wawasan dan pengetahuna baru kepada Masayarakat Jember perihal Pekerja Migran Indonesia.